Catatan Harian · Tualang

Menjejak Puncak Tri Arga

Juni 2009. Bulan tersebut genap dua tahun saya menyandang status sebagai anak rantau. Setali tiga uang dengan pengadu nasib lain yang datang dari berbagai pelosok nusa, momen libur panjang ialah satu hal yang paling ditunggu. Jika tiada aral melintang, dan tentunya jika rupiah di tabungan mencukupi, pulang ke kampung halaman merupakan pilihan paling rasional. Sehari…… Continue reading Menjejak Puncak Tri Arga

Catatan Harian · Sosial Budaya · Tualang

Tambrauw, Kabupaten Konservasi?

“Once a year, go someplace you’ve never been before” – Dalai Lama Kutipan perkataan dari tokoh monumental bangsa Tibet ini pertama kali saya dengar beberapa tahun silam, jauh sebelum traveling menjadi se-hipster sekarang. Awalnya, saya sebenarnya cukup bertanya-tanya, urgensi apa yang membuat seorang tokoh dengan jutaan pengikut setia ini sampai menganjurkan untuk bepergian. Jawabannya kemudian…… Continue reading Tambrauw, Kabupaten Konservasi?

Catatan Harian · Sosial Budaya · Tualang

Sausapor: Cerita Dari Tanah yang “Terpisah”

Senin malam (8/2) kapal perintis Sunlia bergerak meninggalkan pelabuhan rakyat Kota Sorong. Bersama ratusan penumpang dan berton barang yang menyesaki, kapal kayu ini akan melayari kepala burung, membelah ombak Pasifik menuju Sausapor, Kabupaten Tambrauw Papua Barat. Angin bertiup cukup kencang begitu kapal keluar dari teluk yang mengurung dermaga di Sorong. Karena sudah cukup lelah dengan…… Continue reading Sausapor: Cerita Dari Tanah yang “Terpisah”

Catatan Harian · Sosial Budaya · Tualang

Mimpi yang Bekerja

Pernah mendengar kata “Mestakung” (semesta mendukung)? Konon, ketika kita benar-benar menginginkan sesuatu, ikhtiar dan do’a sepenuh hati yang kita lakukan itu akan didengar oleh semesta yang akan membukakan jalan untuk meraih mimpi yang dimaksud. Kata ini seolah menjadi mantra ajaib yang entah kebetulan atau tidak telah saya buktikan berkali-kali kebenarannya. Begitupun untuk keberangkatan saya selama…… Continue reading Mimpi yang Bekerja

Catatan Harian · Tualang

Muna, Pulau Penuh Kejutan

33 jam berlayar di perairan Teluk Bone, akhirnya kami kembali melihat daratan. 6 September pagi itu, kapal yang saya tumpangi merapat ke Pelabuhan Nusantara di Raha. “Mas Ade ya? Saya Umar, La Umara Hadi,” sapa seorang berpakaian PNS sembari menjabat akrab. Umar memang telah menunggu kedatangan kami. Beberapa waktu sebelumnya, atas rekomendasi seorang teman, saya…… Continue reading Muna, Pulau Penuh Kejutan