Catatan Harian · Sosial Budaya · Tualang

Upaya Berdaya dari Mamberamo

Mendengar kata Papua selalu mendatangkan ketertarikan yang lebih. Bagaimana tidak, hingga abad-21 yang serba canggih ini, Papua masih menyisakan “ruang kosong” yang luas pada peta. Kondisi alamnya didominasi hutan tropika yang sulit ditembus, sebab dipagari oleh lembah curam dan pegunungan tinggi yang sebagian puncaknya berbalut salju. Topografi kompleks ini kemudian memilah manusia yang hidup di…… Continue reading Upaya Berdaya dari Mamberamo

Catatan Harian · Sosial Budaya

Teman itu Main Bareng!

“Ke Cirebon yuk, mumpung dr. Sujie lagi dinas disana. Banyak wisata sejarah, budaya, alam, dan kuliner loh…” Begitulah kira-kira pesan yang tetiba dilontarkan dalam sebuah grup percakapan whatsapp, awal Januari lalu. Grup tersebut berisi teman-teman sekelas saya selama tiga tahun masa SMA di Bukittinggi. Ide spontan itu mendapat respon positif. dr. Sujie sebagai tuan rumah,…… Continue reading Teman itu Main Bareng!

Catatan Harian · Resensi · Sosial Budaya · Tokoh

Antara Seni dan Realita yang Gamang

Beberapa waktu ini, saya larut menikmati dua karya seni dengan pesan mendalam. Film “Surau dan Silek” karya sutradara Arief Malinmudo, serta novel “Tapak Harimau Paderi” karangan Ridjaluddin Shar. Dengan garis keturunan dan kecintaan akan Minangkabau yang kuat, mereka mengangkat nilai budaya leluhur  sebagai inspirasi cerita. Menjadi menarik, sebab jika diresapi secara jujur, banyak pembelajaran dan…… Continue reading Antara Seni dan Realita yang Gamang

Sosial Budaya

Berhenti, Menyepi

Ku telah terlampau lelah Berilah aku waktu sesaat Tuk membasuh luka tuk membasuh jiwa agar suci lagi Oo meski hanya sehari Penggalan lirik dari Navicula ini terasa begitu berenergi. Saya larut memutarnya berulang kali tanpa bosan. Entah karena musikalitas Gede Robi cs yang memang jempolan, visualisasi memukau, atau pesan teramat kuat lagi mendalam yang ingin…… Continue reading Berhenti, Menyepi

Catatan Harian · Sosial Budaya · Tualang

Tambrauw, Kabupaten Konservasi?

“Once a year, go someplace you’ve never been before” – Dalai Lama Kutipan perkataan dari tokoh monumental bangsa Tibet ini pertama kali saya dengar beberapa tahun silam, jauh sebelum traveling menjadi se-hipster sekarang. Awalnya, saya sebenarnya cukup bertanya-tanya, urgensi apa yang membuat seorang tokoh dengan jutaan pengikut setia ini sampai menganjurkan untuk bepergian. Jawabannya kemudian…… Continue reading Tambrauw, Kabupaten Konservasi?